Join my personal BBM Channel C000E9700

Minggu, 09 Oktober 2011

Wisata di Singapore


Bagi yang mau jalan-jalan ke Singapore berikut adalah beberapa tempat wisata yang paling sering di kunjungi selama di Singapore.


Orchard Road

Boleh dikatakan sebagai pusat kota Singapore, dimana di sepanjang jalan ini terdapat banyak mal yang menjual barang-barang branded dan hotel menengah keatas, dan merupakan pusat hiburan yang wajib dikunjungi oleh wisatawan bagi yang hobby berbelanja atau yang hanya sekedar mencuci mata.





Tips jalan-jalan ke Singapore


Apa sih yang menarik dari Negara Singapore?, Negara yang satu ini memang menjadi tujuan favourite wisatawan dari Indonesia, apalagi menjelang liburan.., karena lokasinya dekat dan berwisata di Negara ini juga mudah.

Biaya hidup di Singapore termasuk tinggi, jadi bagi yang ingin liburan ke sini, harus punya persiapan, diantaranya cari ticket murah, lalu penginapan, dan lain-lain, berikut beberapa panduannya:


Ticket terusan Bus dan MRT untuk Turis

Ketika mendarat di Changi Airport, alangkah baiknya mencari ticket MRT dan Bus terusan  khusus untuk turis (Singapore Tourist Pass), ticket ini dijual di counter TransitLink letaknya di Airport Changi Terminal 2 lt LG.


Jika tidak sempat beli di Changi Airport, ticket ini juga bisa diperoleh di beberapa lokasi beriukut:
Ticketing Office Operational Hours
Changi Airport* 12:00 pm - 03:45 pm & 04:45 pm - 07:30 pm Daily
Orchard 10:00 am - 09:00 pm Daily Chinatown* 12:00 pm - 03:45 pm& 04:45 pm - 07:30 pm Daily
City Hall 09:00 am - 09:00 pm Daily
Raffles Place 08:00 am - 09:00 pm on Weekdays 08:00 am - 05:00 pm on Saturday Closed on Sundays and Public Holidays
Ang Mo Kio 08:00 am - 09:00 pm Daily
HarbourFront* 10:00 am - 09:00 pm Daily Bugis 10:00 am - 09:00 pm Daily

Harga Ticket adalah S$8,-/ orang per hari dengan uang jaminan S$10,- yang nantinya bisa direfund pada saat pulang dan ticketnya dikembalikan.

Senin, 03 Oktober 2011

Jalan-jalan dan Wisata Kuliner di Makassar

Kota Makassar atau dulunya dikenal dengan nama Ujung Pandang ini termasuk salah satu kota favorit saya, karena kota ini merupakan surga kuliner.., kota Makassar terletak di Sulawesi Selatan, dengan lokasi di Pinggir laut dan terkenal akan wisatanya, disaat senggang saya mengunjungi beberapa, diantaranya:
Pantai Losari


Pantai ini biasanya ramai pada saat sore dan malam hari.., biasanya orang-orang suka berjalan-jalan sambil melihat sunset di pantai ini.

Selasa, 09 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 8

Day 8

Hari terakhir perjalanan, saya dijempur dari hotel jam 11 siang dari hotel dan langsung menuju Saigon City Hall.

Terdapat monument Ho Chi Minh tepat diseberang gedung City Hall


Gedung kesenian Ho Chi Min
 

Senin, 08 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 7

Day 7

Pagi-pagi sekitar jam 9:30, saya sudah dijemput untuk berkeliling kota Phnom Penh, menuju Royal Palace, bangunan ini dibuat pada abad ke 19 oleh Raja Norodom.

Sebelum memasuki kawasan Royal Palace, saya diajak menuju lapangan tepat diluar kompleks Royal Palace, dimana disana terdapat ratusan burung dara yang dilepas bebas dilapangan.


Bangunan yang terletak di seberang lapangan dikenal sebagai Moonlight Pavilion, merupakan tempat pementasan tarian klasik Khmer. Akhir-akhir ini tempattersebut digunakan sebagai tempat jamuan penobatan Raja.

Minggu, 07 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 6

Day 6

Pagi-pagi, jam 7:30 saya dijemput untuk diantar ke shuttle bus untuk ke Phnom Penh, perjalanan ke memakan waktu 7 jam, dan ketika sampai di Phnom Penh jam 1:30 siang, karena sudah melewati jam makan siang, jadi saya langsung diantar ke restoran untuk makan siang

Setelah selesai makan siang, saya diantar ke hotel untuk check in dan menaruh barang, lalu memulai perjalanan ke Central Market untuk berbelanja.. (Ayo boroooongggg......, kalap mode: ON)


Setelah itu lanjut perjalanan ke luar kota Phnom Penh menuju ke Choeung Ek- The Killing Fields (tempat penguburan masal jaman Rezim Pol Pot) dari tahun 1975-1979 dengan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam.
Sampai di tempat ini sekitar jam 17:30, aslinya tempat ini sudah ditutup jam 17:00, tapi saya masih di perbolehkan masuk, jadi tempatnya sudah sepi dari turis.


Kesan pertama sampai di monument Cheoung Ek ini adalah perasaan Merinding…, apalagi setelah  monumentnya terlihat dari dekat, didalam monument tersebut tersimpan sekitar 5000 kepala  tengkorak manusia “ASLI”, dan dibagian bawah terdapat sisa-sisa dari pakaian terakhir korban pembantaian.


Sabtu, 06 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 5

Day 5

Hari ini mulai berangkat dari hotel jam 8:30, perjalanan langsung menuju kompleks Angkor Thom, Siem Reap, sebelumnya berhenti sejenak di tempat penjualan ticket masuk, semua orang dewasa diwajibkan antri di loket, ternyata untuk difoto.., wah nanti pulang Jakarta, ticketnya harus dilaminating nich buat kenang-kenangan...


Perjalanan menuju Angkor Thom, melewati  kompleks Angkor Wat, dari kejauhan sudah terlihat Angkor Wat Temple yang berdiri megah dan dikelilingi kanal buatan.., tapi saya baru akan berkunjung ke Angkor Wat setelah jam makan siang, jadi sekarang ini menuju kawasan Angkor Thom (reruntuhan kerajaan kuno Khmer), karena di dalam kawasan tersebut terdapat banyak candi-candi yang tak kalah menarik seperti Bayon Temple, Baphoun Temple, Jungle Temple dll..
Pintu masuk menuju Angkor Thom ada beberapa, tapi yang paling sering digunakan adalah pintu gerbang selatan.

Setelah beberapa saat perjalanan, sampailah di Bayon Temple (Giant Face of Famous Bayon). Bayon Temple ini terletak di pusat kota kerajaan Jayavarman, sebuah temple yang menggambarkan muka Buddha dalam empat sisi (wajah di temple  ini juga dipercaya merupakan wajah Raja Jayavarman VII) . Dibangun pada akhir abad 12 dan awal abad 13 oleh Raja Jayavarman VII,  temple ini digunakan sebagai tempat pemujaan umat Buddha Mahayana, karena mayoritas agama kepercayaan pada masa itu adalah Buddha.
Setelah Raja Jayavarman wafat, Bayon Temple dialihkan fungsinya menjadi tempat pemujaan umat Hindu oleh Raja pengganti Jayavarman, tapi tak lama kemudian, kembali digunakan sebagai tempat pemujaan Buddha Therawada.

Beberapa bagian dari Bayon Temple ini sedang direstorasi oleh Negara Jepang, secara keseluruhan, terdapat 54 menara di Bayon, masing-masing menara menampakkan 4 sisi wajah

Setelah puas melihat- lihat Bayon Temple, saya jalan ke Baphuon Temple, namun sayang, temple ini sedang di restorasi Negara Prancis, sehingga saya tidak dapat masuk, hanya bisa melihat-lihat dari luar.


Disebelah kanan dari Baphoun Temple, ada temple yang di restorasi oleh Negara  Indonesia, tapi saya tidak tahu, nama temple nya, bentuknya mirip gerbang temple.


Dari Baphoun Temple, perjalanan dilanjutkan ke Elephant Terrace, berupa temple dengan ukiran gajah disepanjang dindingnya

Dari Elephant Terrace, lanjut ke Phimeanakas Temple, merupakan temple ke tiga yang bentuknya mirip gunung, dikelilingi oleh tembol setinggi  5 meter. di temple ini lah, raja pada jaman dahulu menyembah dewa dewi.

Perjalanan lanjut ke Jungle Temple (Ta Promh), di tempat ini agak unik, karena batu-batuan templenya ditumbuhi  akar pohon yang besar-besar, sehingga dinamakan Jungle Temple, tempat ini sedang di restorasi oleh Negara India, tapi sebagian besarnya bisa dimasuki.
Ditempat ini pula pernah dilakukan shooting film Tomb Raider (Angelina Jolie)


Tak terasa perut udah keroncongan.., ternyata sudah jam makan siang.., jadi saya kembali naik bus tour menuju kota Siem Reap, sampai di Bayon Restaurant, karena semua menu sudah di pesan, jadi saya hanya tinggal duduk dan tinggal menyantab makanan, makanan di restoran ini adalah masakan Khmer..
Kenyang makan, perjalanan dilanjutkan ke Angkor Wat Temple.., wah ini yang di tunggu-tunggu..
Angkor Wat temple adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia, dibangun oleh Raja Raja Suryavarman II pada pertengahan Abad 12.


Pembangunan kuil Angkor Wat memakan waktu selama 30 tahun. Raja Suryavarman II memerintahkan pembangunan Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang meletakkan gunung Meru sebagai pusat dunia dan merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan itu menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi dan merupakan menara utama dalam kompleks bangunan Angkor Wat.

Puas melihat-lihat, saya kembali ke Hotel untuk istirahat, malamnya sekitar jam 6 ssaya dijemput kembali dari hotel untuk buffet dinner  sambil menonton pertunjukan tarian di  Amazon Angkor restaurant



Setelah selesai, diantar kembali ke hotel untuk Istirahat...


Referensi:
Bayon Restaurant
Banteay Chas Village, Sangkat Slor Kram, Siem Reap City, 
Siem Reap 
Telp. 012 855 219

Amazon Angkor Restaurant (Buffet dinner)
No. 998, Salakanseng, Svay Dangkum, Siem Reap Province.
Siem Reap 
email: amazon-angkor@online.com.kh
+(855)12 966 988
+(855)63 966 988
+(855)15 929 999
http://www.amazon-angkor.com 

Jumat, 05 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 4

Day 4


Hari ini merupakan perjalanan panjang dari Saigon (Vietnam)  - Phnom Penh – Siam Reap (Kamboja). Breakfast pagi-pagi jam 6 dan stand by di lobby untuk dijemput untuk diantarke shuttle Bus jam 6:30, sampai di shuttle bus Mekong Express sekitar 15 menit dan ketika jam 7:00 pas, bus memulai perjalanan ke Kamboja.

Selama perjalanan, ga perlu khawatir kalo mau pipis, karena di dalam bus ada toilet, selain Toilet, juga da TV jadi tidak bosan selama diperjalanan.

Sampai di perbatasan sekitar jam 11:00 siang, semua penumpang diharuskan turun dan antri untuk cap pasport di loket imigrasi Vietnam.


Saya turun untuk cap passport dan menyeberang ke Kamboja

Sampai di perbatasan Kamboja, saya diharuskan membuat visa dengan membayar USD25 per orang, tapi karena udah diurus oleh Bus Leader, jadi saya hanya menunggu, setelah mendapatkan visa, saya masuk ke imigrasi Kamboja untuk kembali mencap passport untuk masuk. Setelah itu saya kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan.

Kamis, 04 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 3

Day 3

Pagi ini saya dijemput untuk perjalanan ke daerah My Tho, Sungai Mekong Delta, perjalanan memakan waktu 2 jam dengan menggunakan mobil. 
Sesampainya di sungai Mekong yang luas, saya naik perahu untuk diantar ke pulau Dragon, Unicorn, Turtle dan Phoenix yang dimana dipulau tersebut merupakan tempat pemukiman penduduk asli  Vietnam.


Sesampainya di pulau tersebut, saja diajak untuk melihat kerajinan dari pohon kelapa, mulai dari permen kelapa (coconut candy), sampai perabotan dari kelapa.


Rabu, 03 Agustus 2011

Vietnam Kamboja Trip 23-30 Jul 2011 Day 2

Day 2

Keesokan Paginya, saya melanjutkan perjalanan ke Vung Tau City, perjalanannya lumayan jauh, memakan waktu sekitar 2,5 jam dari kota Ho chi Min, sesampainya di Vung Tau, saya mengunjungi Vihara tulang terbesar Ikan paus, yang menurut kepercayaan penduduk setempat, ikan paus ini pernah menolong manusia yang kapalnya  karam, oleh karena itu para nelayan sebelum berlaut melakukan ritual sembahyang dahulu di kuil ini.



Selasa, 02 Agustus 2011

Vietnam- Camboja Trip 23-30 Jul 2011, Day 1

Day 1

Perjalanan dari Jakarta ke Ho Chi Min (Saigon), Vietnam menempuh waktu sekitar 3 jam, karena berangkatnya dengan pesawat sore, maka ketika sampai di Saigon sudah menjelang 8 malam.

Setelah keluar dari bandara, saya langsung dijemput untuk diajak makan malam (Udah keroncongan soalnya…), sambil melihat-lihat sepanjang jalan, ternyata kota Saigon sudah jauh lebih maju, ini diluar dari perkiraan saya sebelumnya, melihatnya sambil terkagum-kagum..


Saya diajak makan Pho (kwetiaw khas Vietnam) yang katannya paling enak sekota Saigon. (wow…!) , tetapi tidak buka cabang di tempat lain (Jiaaahhh….!), akhirnya saya sampai juga di restoran Pho Pasteur (nama jalannya Pasteur, adi serasa di Bandung..). 


Dari luar sih restorannya biasa saja, tapi pas masuk ke dalam, wow.., rame  banget, hampir tiap meja terisi, bahkan yang di lantai 2 nya pun penuh, terlihat dari LCD besar yang dipasang didinding, yang disambungkan ke camera yang mengambil gambar ruangan lt.2


Senin, 01 Agustus 2011

Batam dan Wisata Kulinernya

Apa sih yang menarik dari pulau Batam?, pulau ini merupakan tetangga terdekat  dari  Negara Singapura, termasuk daerah dari Kepri (Kepulauan Riau) ini ternyata merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia, letaknya juga strategis karena berada dalam jalur pelayaran Internasional. Di Batam juga surganya barang-barang elektronik murah, karena masuknya tidak kena pajak, tapi pembeliannya terbatas, karena kalo lebih, nantinya bisa dikenakan pajak juga...

Pengalaman saya ketika mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam adalah.., kota ini panas… hehehe, dijemput dari airport dan langsung diantar ke Hotel, setelah selesai check in, langsung berangkat ke kantor cabang untuk beres-beres urusan kantor, baru beberapa hari kemudian saya berkesempatan untuk menikmati wisata dan kuliner khas Batam.

Kuliner pertama yang saya coba adalah Bak kut Teh, terletak di Mal Nagoya Hill, karena lokasinya pas banget di seberang hotel, jadi pada hari pertama, saya cari makan malam di mal tersebut. 


Senin, 11 Juli 2011

Jalan-jalan dan Wisata kuliner di Pontianak


Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi kota Pontianak. Lama perjalanan adalah  1,5 jam dengan pesawat dari Jakarta untuk sampai di bandara Supadio Pontianak.

Pontianak merupakan satu-satunya kota di Dunia yang dilintasi garis khatulistiwa karena itu kota ini mendapat julukan "Kota Khatulistiwa", jangan heran kalo pada siang hari cuacanya sangat-sangat panas...

Di kota ini didirikan Monumen Tugu Khatulistiwa (Equator Monument) didirikan tahun 1928, terletak di 3 km dari pusat kota Pontianak


Pada tahun 1990, tugu ini direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu aslinya serta diatas kubah dibuat duplikat tugu yang besarnya lima kali lipat dari tugu aslinya.

Jumat, 08 Juli 2011

Perjalanan ke Manado dan Tomohon

Perjalanan saya ke kota Manado memakan waktu 4 jam lamanya di pesawat, 3 jam jarak tempuh, dan 1 jam adalah waktu percepatan karena Manado termasuk Indonesia bagian Tengah.


Sesampainya di bandara Samratulangi, tertulis kata besar besar “Si Tou Timou Tumou Tou” Apa tuh artinya..??, akhirnya saya Tanya ke sopir Taxi yang mengantarkan saya, ternyata artinya: “Hidup untuk menghidupkan orang lain”. dalam bahasa Manado yang di populerkan oleh Sam Ratulangi.

Letak bandara ke pusat kota ternyata lumayan jauh, memakan waktu 1 jam perjalanan untuk sampai ke Hotel, keluar dari kawasan bandara, taxi saya berjalan di jalan besar, tapi ga lama kemudian, malah berbelok ke jalan kecil menuju ke hutan, sepanjang jalan yang terlihat hanyalah pepohonan hutan, lalu kuburan.., hutan lagi, trus kuburan.., jalannya juga naik turun.., busseeeetttttt…!!, ini mau ke pusat kota apa mau diculik sih..??, dalam hati sempat was-was juga, tapi untunglah akhirnya sampai juga di tempat tujuan…, kata sopir taxi-nya di Manado sedang langka pasokan bensin, sehingga terjadi antrian panjang dimana-mana, jadi untuk menghindari terjebak kemacetan akibat antrian bensin, maka yang dilewati adalah jalan alternative lain..
Sebenarnya kejadian ini juga saya lihat di beberapa kota lain, syukurlah di Jakarta pasokannya aman-aman saja.., semoga bisa segera dibenahi.

Perjalanan ke kota Manado dari bandara ini melewati patung Yesus Memberkati di perumahan Citra Raya Manado...

Kamis, 07 Juli 2011

Perjalanan ke Danau Toba


Pada beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan mengunjungi  Danau Toba, bukan perjalanan ikut tour, tapi lebih ke perjalanan ala backpackers dan ini sharing ceritanya..

Dimulai dari perjalanan pagi hari dengan mobil carteran dari Medan ke Pematang Siantar, yang memakan waktu 4 jam lamanya, dengan jarak tempuh sekitar  128km.

Dijemput dari hotel pukul 8 pagi, berhubung naik mobil carteran, jadi saya harus menunggu sampai mobil carterannya penuh, baru mulai berangkat ke Pematang Siantar.

Sepanjang perjalanan yang terlihat di kanan dan kiri adalah perkebunan kelapa sawit.


Sesampainya di Pematang Siantar, sudah menjelang jam 12 siang. Kota Siantar panas terik.., padahal sudah difilter oleh kaca mobil, tapi panasnya masih menyengat…(hmmm.., hitam dech nich, mana lupa pake sunblock lagi...), Sampai di Pematang Siantar saya langsung diantar ke hotel. 
Setelah selesai check in dan naruh koper di hotel, saya keluar untuk makan siang, kebetulan ada restoran padang tepat diseberang hotel, jadi mampir untuk isi perut… (hmm.. restoran padang dimana-mana rasanya sama semua  ya..)

Selasa, 05 Juli 2011

Ikan Patin bakar bambu yang menggoda selera

Kali ini saya mau bagi-bagi pengalaman wisata kuliner..

Awal mulanya saya membaca artikel mengenai Pondok Ikan bakar Kalimantan, yang membuat saya tertarik untuk mencobanya adalah saya penasaran sama salah satu menu andalan yaitu ikan bakar patin bambu yang kelihatannya menggugah selera, apalagi di review artikel itu ad foto-foto ikan bakar yang bener-bener bikin ngeces.. wadohh…

Berdasarkan informasi hasil browsing-browsing yang saya dapat, restoran itu selalu penuh apalagi pada saat jam makan siang dan sangat disarankan untuk reserve dulu sebelumnya, sebab  jika tidak kemungkinan besar  ikan patin bakarnya bisa keburu habis, sayang khan jauh-jauh datang ga kebagian..

Akhirnya di  sabtu siang yang cerah.. (niat banget sih..), meluncur saya ke tempat yang dituju..,  sempat nyasar-nyasar juga sih, tapi sesuai moto “malu bertanya sesat dijalan..”, setelah Tanya sana-sini, termasuk tanya orang yang jaga gerbang tol, tibalah saya di Cimanggis, dari pintu keluar tol, saya terusin jalan sampai ketemu pertigaan, lalu belok ke kiri, ternyata Restorannya tepat di dekat belokan jalan.
Nah ini dia…, persis seperti yang di gambar..


Pas mau parkir, busyeeettt… penuhnya.., sampai-sampai berjejer di tepi jalan.., ternyata pas belokan tadi banyak mobil parkir itu para tamu yang makan disitu toh…


Kebetulan pas saya mau masuk ke parkiran, eh ada mobil yang keluar, lumayan dech ga perlu cari-cari parkir lagi, teduh pula pas dibawah pohon rindang…

Pesawat transparan


Gara-gara bangunnya kepagian, pas lihat jam ternyata masih jam 4 pagi, mau tidur lagi tapi mata sudah terlanjur seger, jadinya iseng-iseng baca berita. eh ketemu berita menarik nich..

Ini beritanya:

Di masa depan, perjalanan menggunakan pesawat terbang tak lagi berasa di dalam tabung. Di mana hanya ada jendela kecil yang menghubungkan kita dengan dunia di luar.

Nantinya, birunya langit, tebaran bintang di malam hari, Menara Eiffel dan piramida yang menjulang, langit yang 'mengamuk' akan terlihat jelas dari dalam pesawat. Adalah produsen pesawat Eropa, Airbus yang kini tengah mengembangkan konsep pesawat transparan. Para penumpang akan merasakan sensasi melayang di udara


Seperti dimuat Daily Mail, 14 Juni 2011, dinding kabin pesawat masa depan berupa membran dengan kaca transparan. Baik dinding samping kabin maupun atap pesawat. Para penumpang bisa dengan jelas melihat segala sesuatu di depan, samping, juga atas mereka. Dinding pesawat akan berubah tergantung dengan kondisi cahaya. Wah.., keyenn ya.., ga perlu rebutan duduk dekat jendela lagi..


Menarik? Jelas untuk orang berjiwa petualang. Tapi pastinya tidak, untuk Anda yang punya fobia terbang. Kalaupun tak ada gangguan psikologis, penumpang kemungkinan besar akan membutuhkan penutup mata jika pesawat take off atau landing.

Pesawat futuristik ini juga akan dilengkapi dengan zona relaksasi dan bar untuk bersosialisasi. Uniknya, hiburan yang ada dalam pesawat itu digerakkan dengan energi dari panas badan para panumpang pesawat.
 


Sebagian besar teknologi yang digunakan dalam pesawat ini seperti bentuk kursi pesawat dan dan display atap bukan barang baru. Namun, bagaimana Airbus membuat dinding yang transparan masih jadi misteri.